Tampilkan postingan dengan label ppni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ppni. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2013

AKSI PERAWAT 21 MEI 2013 DI JAKARTA

Foto

HASIL AUDIENSI KE DPR RI
AKSI NASIONAL 21 MEI 2013

1.Audiensi diwakili oleh 15 orang perwakilan dari PPNI Pusat, PPNI Provinsi, Perawat dan Mahasiswa S1, S2 dan S3

2.Audiensi di hadiri oleh Ketua Panitia Bamus RUUK bapak Pramono Anung serta Ketua Panja RUUK Ibu Nova Riyanti Yusuf

Rabu, 24 Oktober 2012

RUU Keperawatan Siap Masuk Pleno Komisi IX DPR

Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang Undang Keperawatan DPR RI mengaku bahwa pembahasan Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU Keperawatan kini telah memasuki tehap akhir, dimana telah sekitar 94,2 persen DIM berhasil disepakati.

"Dari total 470 DIM, 443 buah DIM telah selesai dibahas, artinya sudah tercapai 94,25 persen DIM diselesaikan oleh Panja RUU Keperawatan," ujar Ketua Panja RUU Keperawatan, Nova Riyanti Yusuf, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI, di gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Rabu (17/10/2012).

Adapun rincia pembahasan tersebut, lanjut Nova, sebanyak 288 buah DIM bersifat tetap, kemudian yang dihapus sebanyak 130 buah DIM dan yang masih pending untuk dilakukan pembahasan sebanyak 42 buah, serta yang belum dibahas sama sekali hanya 27 buah DIM. "Jadi ini sudah hampir selesai untuk pembahasan, jadi tidak ada lagi anggapan bahwa RUU Keperawatan ini ada yang menyulitkan," jelas Nova.

Untuk itu, lanjut Nova, pihaknya pada Senin (22/10/2012) mendatang berencana untuk mempresentasikan hasil pembahasan Panja ke rapat Pleno Komisi IX DPR RI.

"Hari Senin kita jadwalkan hasil pembahasan panja RUU Keperawatan ke Pleno Komisi IX, kita tentu meminta kesepakatan bersama agar RUU ini bisa ke Baleg (Badan Legislasi) untuk di harmonisasi dan dilnjutkan keproses berikutnya," jelas Nova.

Delam kesempatan yang sama Anggota Panja RUU Keperawatan asal Partai Golkar, Endang Agustini Syarwan Hamid, mengatakan bahwa semangat bersama agar RUU tersebut dapat terselesaikan tidak pernah hilang di benak anggota Panja mengingat pentingnya RUU tersebut.

"Tentunya agar perawat yang selama ini hanya menjadi pembantu dalam pelayanan kesehatan, kedepan memiliki tugas dan fungsi yang jelas dalam proses pelayanan kesehatan," tandas Endang.  (Heru Budhiarto)
sumber : http://www.sorotnews.com/berita/view/ruu-keperawatan-siap-masuk.3704.html#.UH6M8a6TOjs

Rabu, 10 Oktober 2012

Perawat Kembali Menjadi Kepala Puskesmas

Harapan akan perubahan dalam setiap kesempatan terus dilakukan. Jenjang karier perawat sebagai salah satu profesi yang profesional terus mendapat pengakuan , khususnya di wilayah Pemkab Tapin. Pengurus dan anggota PPNI Kab. Tapin merasa bangga dengan penghargaan tersebut. setelah sebelumnya  perawat dipercaya memimpin beberapa Puskesmas diwilayah kerja Dinkes kab. Tapn, kali ini jabatan tersebut kembali diamanahkan kepeda perawat lainnya. Diantara yang baru saja dilantik sebagai kepla Puskesmas adalah : Zainudin, S.Kep ditujuk sebagai Kepala Puskesmas Piani (sebelumnya sebagai Plt KasubBag TU Puskesmas Benua Padang), H. Mulyono, S. Kep dipecaya menduduki jabatan sebagai Kepala Puskesmas Tambarangan (sebelumnya sebagai Plt KaPus Pandahan).
Pada suksesi terdahulu perawat sudah menempati posisi sebagai KaPus di 10 Kecamatan dari 13 Kecamatan di Kab. Tapin, diantaranya :
~ Tajiddin Noor, S. Kep sebagai Ka Pus Tapin Utara (sekarang mutasi promosi sebagai staf Bidang KesGa di Dinkes Kab. tapin)
~ Hernadi, S. Kep sebagai Ka Pus Candi Laras Utara
~ Rais, AMK, SKM sebagai Ka Pus Tambaruntung
~ Isrok Antarikso, SKM, M. sebagai Ka Pus Binuang
~ Ibrahim Itsar, AMK sebagai Ka Pus Hatungun
~ H. Saidi, SKM, MM sebagai Ka Pus Banua Padang
~ H. Barno, s. kep sebagai Ka Pus Salam Babaris

Selain itu kiprah perawat juga mampu menduduki jabatan sebagai Sekretaris Camat Kecamatan CLS yang dipercayakan kepada H. Parianata, AMK, S.Sos . Semoga kedepannya peran perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan diberi kesempatan dan kepercayaan memimpin dan menduduki jabatan dipemerintahan disegala sektor sesuai dengan Knowledge, Skill dan Attitude nya.
Hidup dan Maju terus Perawat Indonesia

Jumat, 05 Oktober 2012

RAPAT KERJA LANJUTAN

PPNI Kab. Tapin kembali melaksanakan Rapat kerja lanjutan pada Hari Sabtu Tanggal 6 Oktober 2012, kali ini rapat dihadiri seluruh Dewan Pengurus Kabupaten, Dewan Pembina dan Pimpinan Puskesmas Se Tapin. Acara ini juga dihaidri oleh sesepuh perawat kalsel Bapak H. Sugianor, SKM. (pernah mengabdi di Puskesmas Tapin Utara Kab. Tapin, sekretaris DINKESKAB Tapin, Pengelola pendidikan tenaga kesehatan Prov. Kalsel, Ka. TU KANDEPKES KAB.Tapin, Kepala SPK, P2B dan Direktur AKPER  DEPKES,  mantan Direktur RSUD Banjarbaru)




Minggu, 08 Juli 2012

Pastikan Anda Terdaftar Sebagai Anggota PPNI dengan Benar

Mulai 4 Juni 2012, PPNI Pusat akan merilis data anggota PPNI yang telah terdaftar secara benar, Yaitu:
1. Telah membayar iuran dan iuran telah dibayarkan serta didistribusikan ke PPNI Kab/Kota, PPNI Propinsi dan PPNI Pusat
2. Besaran iuran didistribusikan sesuai dengan AD/ART Tahun 2010
3. Telah mendapatkan No keanggotaannya yang dikeluarkan oleh PPNI Pusat.
Dibawah ini kami tampilkan design Kartu Anggota (KTA) sesuai dengan hasil Rakernas PPNI 27-29 April 2012
ATURAN DAN DESIGN KTA PPNI

Ketentuan Disain dan Bentuk KTA
1.Berbahan dasar Mika dengan warna dasar merah marun
2.Ukuran KTA:  P= 8,7 Cm, L= 5,5 Cm, ujung-ujung persegi tumpul
3.Tampak depan warna dasar Merah marun ada variasi garis-garis:
- Terdapat logo PPNI, Nama, alamat rumah, propinsi dan kabupaten,
- Foto pemegang KTA (Bagraound foto biru),
- BAR Code disisi kanan(Bar code nomor anggota + angka 0),
4.Tampak Belakang warna dasar merah marun variasi garis-garis bagraound logo PPNI:
- Lima (5) butir Ketentuan pemegang KTA,
- Tanda tangan Ketua Kab/Kota (sisi kiri), dan tanda tangan pemegang KTA (sisi Kanan)
5.Tulisan tampak depan berwarna putih, tulisan tampak belakang berwarna putih
6.Nomor KTA diberikan dan dikeluarkan oleh PPNI Pusat dengan usulan kabupaten/Kota.
7.Pencetakan KTA dapat dilakukan di Kab/Kota mengikuti standar KTA yg ditetapkan Pusat, bila ada Kab/Kota mencetak KTA ke Pusat secara tehnis akan dibicarakan lebih lanjut
informasi detail mengenai keanggotaan dan design KTA, silahkan hubungi :
Bidang Organisasi PPNI : Sunardi di No 0811154895

Download MARS PPNI

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons