Kamis, 24 Februari 2011

Pintarkah perawat menulis?

Dewasa ini tidak semua orang pintar menulis, mungkin karena malas atau karena tidak membiasakan diri untuk melakukanya, namun semua orang dipastikan pandai menulis asalkan pernah mengenyam pendidikan disekolah.

Menulis merupakan usaha untuk memberikan informasi kepada orang lain, serta salah satu jalan untuk mengkomunikasikan ide dan pikiran.

Antara pandai dan pintar menulis ada sedikit perbedaan makna. Pandai berarti bisa, yaitu bisa menulis diatas kertas, menulis dipapan tulis, mengetikan tulisan dikomputer dan dimana saja yang ia inginkan, sementara tulisan tersebut hanya mempunyai tujuan, tapi tidak mempunyai ide atau pemikiran yang kreatif.

Selasa, 22 Februari 2011

Wujudkan Patient Safety Lewat Perawat Kompeten dan Nilai Moral Etik

Wujudkan Patient Safety Lewat Perawat Kompeten dan Nilai Moral Etik.
Written by xjo   
Satu malam, Julia (bukan nama sebenarnya) yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit ingin buang air kecil. Berulangkali ia pencet bel memanggil perawat, namun tidak ada respon. Perlahan-lahan Julia bangkit berdiri memaksakan diri sekalipun badannya terasa lemas. Sambil berjalan agak sempoyongan dia menuju kamar mandi. Tetapi belum sempat dia masuk kamar mandi keseimbangannya goyang, kepalanya berdenyut dan akhirnya jatuh. Julia berteriak, dan untungnya ada perawat yang mendengar dan menolongnya.
Kasus di atas hanya ilustrasi. Yang jelas dua kata: patient safety sudah masuk dalam ranah medis paling tidak satu dasawarsa terakhir. Memang kasus kecelakaan pasien bisa terjadi di Negara manapun. Menurut World Health Organization (WHO) Kejadian Tidak Diharapkan dalam rumah sakit pada berbagai Negara menunjukkan angka 3-16 persen. Angka ini bisa naik karena belum terdata dan terlaporkan. Di beberapa negara berkembang termasuk Indonesia, angka kesalahan menangani pasien diperkirakan lebih tinggi. 

Perawat Tuntut Janji MPR Syahkan UU Keperawatan

Perawat Tuntut Janji MPR Syahkan UU Keperawatan
Untuk yang kesekian kalinya para perawat yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) melakukan demo aksi simpatik di gedung MPR-DPR RI, mereka menuntut anggota Dewan khusunya Komisi IX dan Badan Legislasi Nasional (Balegnas) tetap memegang janji untuk memprioritaskan Undang-undang Keperawatan (UUK) untuk disyahkan, sebelumnya UUK masuk dalam prioritas legislasi nasional (Prolegnas) nomor urut 18 untuk disyahkan tahun 2010, namun hal itu tidak dapat terpenuhi karena masa bakti MPR-DPR periode yag lalu sudah berakhir dan di akhir tahun 2010 ini, anggota dewan yang ada dalam Balegnas akan memprioritaskan kembali RUU yang akan dibahas dan disyahkan tahun 2011.
 

MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia)

MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia) telah dilantik oleh Menteri kesehatan RI ibu dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH di Auditorium Lantai 4 Badan PPSDM , Kebayoran Baru, Jakarta –Selatan.  tanggal 16 Februari 2011 pukul 15.30 wib. Majelis ini beranggotakan perwakilan tenaga kesehatan yang ada di Indonesia. MTKI yang dilantik terdiri dari wakil Kementerian Kesehatan, wakil dari unsur pendidikan dan 21 wakil dari berbagai profesi kesehatan yang akan menduduki Divisi Profesi, Divisi Standarisasi dan Divisi Evaluasi. Perwakilan perawat yang duduk dalam keanggotaan MTKI adalah Dra. Junaiti Sahar, M. Appp,Sc, PhD, Harif Fadhillah , S.Kp, SH, Rita Sekarsari, S.Kp, MHSM.
Tulisan dikutip dari www.ners-indonesia.com
Baca selengkapnya di http://www.ners-indonesia.com

Perawat buka praktek

.
BANJARMASINPOST.CO.ID – PEKERJAAN sebagai perawat tidak hanya terbatas di rumah sakit ataupun puskesmas. Mereka bisa buka praktik di tempat mana pun. Ya, hitung-hitung untuk menambah penghasilan, di samping pekerjaan tetap.
Seperti yang diungkapkan oleh Leni Triana (31), yang sehariharinya terikat sebagai perawat di RS Doktor Soeharsono (TPT). Dia juga membuka praktik keperawatan di rumahnya, Jalan Purna Sakti Kompleks Permata Sari RT 36 Nomor 25 Banjarmasin.
“Kalau hanya mengandalkan di rumah sakit saja, rasanya masih kurang. Jadi untuk sambilan saya juga membuka praktik di rumah saya sendiri,” kata Leni.
Dia tertarik membuka praktik di rumahnya, karena cara mengurusi izinnya cukup mudah. “Kebetulan dulu saya mengurusnya dengan cara kolektif di RS TPT ini, jadi untuk segalanya mudah karena ada yang ngurusin,” kata dia.

Download MARS PPNI

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons