Rabu, 02 November 2011

Profil Perawat Profesional

Pelayanan Keperawatan di masa mendatang harus dapat memberikan Consumer Minded terhadap pelayanan yang diterima. Implikasi pelayanan keperawatan akan terus mengalami perubahaan dan hal ini akan dapat terjawab dengan memahami dan melaksanakan karakteristik perawat profesional dan perawat millennium. Menurut Nursalam Peran perawat di masa depan harus berkembang seiring dengan perkembangan IPTEK dan tuntutan kebutuhan masyarakat, sehingga perawat, dituntut mampu manjawab dan mengantisipasi terhadap dampak dari perubahan. Sebagai Perawat professional maka peran yang diemban adalah “CARE” yang meliputi:

C: Communication:
A: Activity:
R: Review:
E: Education:


Communication
Perawat memberikan pelayanan keperawatan harus dapat berkomunikasi secara lengkap, adekuat, cepat. Setiap melakukan komunikasi (lisan dan tulis) harus memenuhi tiga syarat di atas dan juga harus mampu berbicara dan menulis dalam bahasa asing minimal bahasa inggris.

Selasa, 01 November 2011

KONTRIBUSI PERAWAT INDONESIA DALAM PENCAPAIAN MDGs TERHAMBAT ASPEK REGULASI



.
Jakarta, 10 Mei 2011. hari keperawatan sedunia : IND (International Nurses Day) diperingati oleh hampir seluruh keperawatan diberbagai negara, tema IND yang direlease oleh International Council of Nurses tahun ini adalah : Closing the gap : Increasing Acces and Equity. Thema tersebut sejalan dengan kondisi keperawatan di Indonesia saat ini yang berusaha merevitalisasi perannya untuk berkontribusi dalam pelayanankesehatan, terutama dalam hal program besar dunia untuk meningkatkan pencapaian MDGs khususnya MDGs ; 4,5 dan 6.


Masalah akses pelayanan dan pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia dihadapkan dengan berbagai persoalan yang mempengaruhi : kondisi geografis yang bervariasi dengan berbagai kesulitan dan karakteristiknya, tidak meratanya ketersediaan sumber-sumber yankes termasuk SDM, standarisasi pemberi pelayanan yang belum tertata dengan baik, dan lemahnya dalam regulasi yang mendukung, kesemua itu memerlukan strategi kebijakan yang jitu agar dapat memberikan dampak penyelesaian masalah dengan segera. Perawat adalah potensi besar bangsa yang belum termanfaatkan dengan optimal oleh penyelenggara negara, untuk tujuan pencapaian MDGs, 4,5, dan 6 dengan memobilisasi perawat yang jumlahnya 60 %, , tersebar sampai pelosok termasuk kepulauan dan perbatasan, tidak berlebihan bila dikatakan hal tersebut mudah dicapai bila Indonesia dapat merevitalisai peran perawat dalam pelayanan kesehatan.


Perawat Misran Berjuang dan Perawat Martha “Menggugat”…!!

Perjuangan rekan perawat Misran belumlah usai, setelah melalui beberapa proses hukum, rekan Misran tetap terus dan terus berjuang, lalu bagaimana perkembangannya ? sehingga beliau mengajukan Yudisial Review terhadap isi Undang-undang Kesehatan, kita tetaplah hanya bisa berharap dan berdo’a, semoga niat ikhlas dan pengabdian rekan perawat Misran mendapatkan balasan yang mulia bagi sang pencipta Allah. SWT, yang Maha tinggi mengetahui siapa yang niatnya bersih dan siapa yang niatnya kotor.
berikut rekan-rekan perawat Indonesia dimanapun berada, Risalah sidang yang dijalani oleh rekan perawat Misran pada hari Kamis tanggal 6 Mei 2010 di Mahkamah Konstitusi: silahkan download/diunduh.
Lalu bagaimana dengan rekan sejawat perawat lainnya di negeri ini ????, sekedar melihat untuk menjadi pelajaran dan dipahami bahwa pekerjaan perawat di negeri yang namanya Indonesia tidaklah dianggap suatu pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat hal ini dibuktikan dengan apa yang diperbuat oleh perawat dimanapun berada sering tidak dianggap ada dan kalaupun dilihat ada selalu dicari kesalahannya dan digiring kedalam proses hukum, alangkah sedihnya profesi perawat ini !!.

Rakernas PPNI dalam rangka Percepatan disahkanya RUU Keperawatan

PDF Print E-mail

Sampai dimanakah Undang – undang keperawatan ?
Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang dilaksanakan ada tanggal 13 Agustus 2011 di Poltekes Jakarta III jl kimia, acara yang dibuka oleh ketua umum PPNI ibu dewi irawati, PhD acara tersebut dihadiri oleh pengurus PPNI dari 20 propinsi di Indonesia beserta perwakilan badan kelengkapan yang disebut dengan Himpunan dan Ikatan.

Minggu, 28 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri Maaf Lahir Bathin

Aku mempunyai ibu yang hebat. Beliau menyayangiku dengan sepenuh hatinya. Beliau berkorban dan membantu aku dalam segala hal. Ibuku membesarkan aku seperti menatang minyak yang penuh.
Ibu menguruskan pengajianku sehinggalah aku berumah tangga.
Beliau berkejar sekiranya diminta membantu melayani anak-anakku.
Hari ini, wanita yang hebat itu telah kami semadikan untuk selama-lamanya.
Dapatkah anda bayangkan perasaanku apabila suatu hari aku pergi ke rumah ibuku, aku telah terjumpa sajak ini terlipat sepi di dalam laci mejanya?
Sajak nya berbunyi begini.

***---***

Download MARS PPNI

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons